KABARLAH.COM, Pekanbaru – Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Provinsi Riau H. Ahmad Tarmizi, Lc, MA memberikan instruksi kepada seluruh Anggota DPRD dari Fraksi PKS se-Riau untuk membantu Pemerintah Daerah menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik yang bersumber dari pajak, retribusi, dividen BUMD dan Lain-lain Pendapatan Asli daerah yang Sah.
Ahmad Tarmizi menilai kondisi keuangan pemerintah daerah saat ini tidak stabil, akibat kebijakan Pemerintah pusat memangkas Dana Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Provinsi Riau. Hal ini sangat mempengaruhi pembangunan di Provinsi Riau.
“Saya selaku Ketua DPW PKS Riau, saat rapat koordinasi Aleg PKS se-Riau beberapa waktu lalu (4/5/2026), telah meminta secara resmi kepada seluruh Anggota DPRD Fraksi PKS agar berperan aktif membantu Pemda menggali potensi daerah untuk menggenjot PAD, baik melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus) di DPRD, maupun melalui langkah-langkah lain yang sah.” pungkas Wakil Ketua DPRD Riau tersebut kepda awak media (13/5/2026).
“Alhamdulillah di DPRD Provinsi Riau sudah memulai langkah tersebut dengan pembentukan Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah (Pansus OPD) yang di Ketua oleh bapak Abdullah. Sejauh ini menunjukkan hasil yang positif dan mendapatkan dukungan penuh dari Gubernur Riau serta berbagai pihak,” pria kelahiran Pekanbaru tersebut
Menurutnya, Riau tidak bisa terus-menerus bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Ketergantungan tersebut membuat ruang gerak pembangunan daerah menjadi terbatas dan rentan terhadap perubahan kebijakan nasional. Karena itu, sudah saatnya Riau membangun kemandirian fiskal dengan mengoptimalkan potensi daerah, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kami di PKS, yang memiliki perwakilan di DPRD merasa bertanggung jawab dan terpanggil untuk berkolaborasi membantu Pemda mewujudkan kemandirian fiskal tersebut. Sehingga pembangunan di Riau bisa terus berjalan dan perekonomian masyarakat dapat tumbuh,” tutupnya.



