BerandaInspirasiNasehatHikmah: Jangan Menyalahkan Orang-Orang Yang Berbuat Baik

Hikmah: Jangan Menyalahkan Orang-Orang Yang Berbuat Baik

spot_img

KABARLAH.COM – Allah ﷻ berfirman:

مَا عَلَى الْمُحْسِنِيْنَ مِنْ سَبِيْلٍ

“Tidak ada jalan apa pun untuk menyalahkan orang-orang yang berbuat baik.” QS. At-Taubah: 91.

Ayat ini mengajarkan bahwa manusia tidak boleh dicela karena keterbatasan yang berada di luar kemampuannya. Ada orang yang ingin berbuat lebih banyak, tetapi tubuhnya lemah. Ada yang ingin membantu dengan harta, tetapi kehidupannya sedang sempit. Ada yang tidak tampak hadir dalam suatu perjuangan, tetapi hati, doa, dan niatnya tetap menyertai.

Allah tidak menilai manusia hanya dari besarnya hasil yang terlihat. Allah menilai kesungguhan, kemampuan, dan kejujuran hati.

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

“Sesungguhnya amal-amal itu bergantung pada niatnya.” HR. al-Bukhari dan Muslim.

Karena itu, janganlah kita tergesa-gesa menyalahkan seseorang hanya karena ia tidak mampu berbuat sebagaimana yang kita harapkan. Kita melihat keadaan lahirnya, tetapi tidak mengetahui seluruh beban yang dipikulnya.

Allah ﷻ berfirman:

لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” QS. Al-Baqarah: 286.

Kebaikan tidak selalu berbentuk pekerjaan besar. Senyum yang tulus, doa yang tersembunyi, nasihat yang lembut, dan usaha kecil yang dilakukan dengan ikhlas dapat bernilai besar di sisi Allah.

Orang beriman tidak sibuk mencari kekurangan dalam kebaikan orang lain. Ia menghargai usaha, memahami keterbatasan, dan menasihati dengan kasih sayang.

Maka, jangan mudah membuka pintu tuduhan. Jangan merendahkan amal yang terlihat kecil. Jangan mengukur kemampuan semua orang dengan ukuran diri kita.

Boleh jadi, seseorang tampak sedikit beramal di hadapan manusia, tetapi sangat mulia di sisi Allah karena ketulusan niatnya.

Semoga Allah menjadikan kita orang yang ikhlas dalam berbuat, adil dalam menilai, dan lembut terhadap sesama.

Syekh Sofyan Siroj Abdul Wahab.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

WAJIB DIBACA

spot_img