BerandaInspirasiNasehatHikmah Kaidah 1: Berkatalah yang Baik Kepada Manusia

Hikmah Kaidah 1: Berkatalah yang Baik Kepada Manusia

spot_img

KABARLAH.COM – Allah ﷻ berfirman:

وَقُوْلُوْا لِلنَّاسِ حُسْنًا

“Ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia.” QS. Al-Baqarah: 83.

Ayat ini mengajarkan bahwa kebaikan iman harus tampak melalui lisan. Allah tidak hanya memerintahkan kita berkata baik kepada keluarga, sahabat, atau orang yang menyenangkan hati, tetapi kepada an-nās—seluruh manusia.

Perkataan yang baik bukan sekadar kalimat lembut. Ia mencakup ucapan yang benar, santun, bermanfaat, menenangkan, dan menjaga kehormatan. Sebuah nasihat dapat benar, tetapi kehilangan keberkahan apabila disampaikan dengan kesombongan. Sebuah teguran dapat diperlukan, tetapi menjadi luka apabila tujuannya mempermalukan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” HR. Al-Bukhari dan Muslim.

Hadis ini menghubungkan ucapan dengan iman. Lisan adalah cermin hati. Kesombongan melahirkan bahasa yang merendahkan. Kedengkian melahirkan sindiran. Kemarahan yang tidak dikendalikan melahirkan kata-kata yang melukai. Sebaliknya, hati yang bersih melahirkan ucapan yang menenteramkan.

Berkata baik tidak berarti selalu menyetujui semua orang. Kebenaran tetap harus disampaikan, tetapi dengan hikmah. Allah bahkan memerintahkan Nabi Musa dan Nabi Harun berkata lembut kepada Fir‘aun:

فَقُوْلَا لَهٗ قَوْلًا لَّيِّنًا

“Berbicaralah kepadanya dengan perkataan yang lemah lembut.” QS. Ṭāhā: 44.

Sebelum kata terucap, ia berada dalam kekuasaan kita. Setelah keluar, kitalah yang hidup bersama akibatnya.

Maka jadikanlah lisan sebagai jalan pahala, penghibur hati yang terluka, penyambung hubungan yang terputus, dan sarana mendekatkan manusia kepada Allah.

Sebab perkataan yang baik adalah buah iman, cermin kebersihan jiwa, dan sedekah yang tidak membutuhkan kekayaan.

Syekh Sofyan Siroj Abdul Wahab.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

WAJIB DIBACA

spot_img