KABARLAH.COM – Bismillāhirraḥmānirraḥīm. Hikmah terbesar dari jalan mendekat kepada Allah adalah bahwa manusia tidak diciptakan untuk hidup tanpa arah. Hidup bukan sekadar makan, bekerja, memiliki harta, mengejar nama, lalu selesai. Hidup adalah perjalanan ibadah menuju Allah.
Allah berfirman:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
“Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” QS. Adz-Dzāriyāt: 56
Maka dekat kepada Allah bukan hanya dirasakan di masjid atau di atas sajadah, tetapi juga dalam rumah tangga, pekerjaan, muamalah, dakwah, amanah, dan akhlak sehari-hari. Seorang hamba mendekat kepada Allah ketika hatinya bertauhid, lisannya berdzikir, tubuhnya taat, hartanya halal, dan akhlaknya lembut kepada manusia.
Allah berfirman:
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ
“Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat.”
QS. Al-Baqarah: 186.
Kedekatan kepada Allah dimulai dari membersihkan hati dari ketergantungan mutlak kepada makhluk. Manusia boleh berikhtiar, bekerja, berobat, dan meminta bantuan, tetapi hati harus yakin bahwa yang memberi manfaat, rezeki, keselamatan, dan pertolongan hanyalah Allah.
Jalan berikutnya adalah taubat. Dosa adalah hijab yang menggelapkan hati. Allah berfirman:
تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا
“Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.” QS. At-Taḥrīm: 8
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
“Sesungguhnya amal-amal itu tergantung niatnya.”
HR. Bukhari dan Muslim
Karena itu, amal yang mendekatkan kepada Allah harus dibangun di atas niat yang ikhlas dan syariat yang benar. Dalam hadits qudsi, Allah berfirman bahwa tidak ada amal yang paling dicintai untuk mendekat kepada-Nya selain kewajiban yang Dia tetapkan. HR. Bukhari.
Hikmahnya: tauhidkan hati, jaga shalat, perbanyak taubat, hidupkan dzikir, baca Al-Qur’an, lawan nafsu, ikhlaskan amal, dan sempurnakan akhlak. Sebab hamba yang paling dekat kepada Allah adalah yang paling tunduk kepada-Nya dan paling baik kepada makhluk-Nya.
Ya Allah, dekatkan kami kepada-Mu dengan iman, taubat, amal ikhlas, dan akhlak mulia.
Syekh Sofyan Siroj Abdul Wahab.



