BerandaBeritaPendidikanKKN Kelompok 12 UMRI Gelar Malam Perpisahan Penuh Makna, Dihadiri Camat Kulim...

KKN Kelompok 12 UMRI Gelar Malam Perpisahan Penuh Makna, Dihadiri Camat Kulim dan Lurah di Kelurahan Mentangor Kecamatan Kulim

spot_img

KABARLAH.COM, PEKANBARU- Setelah menjalankan berbagai rangkaian program pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 12 resmi mengakhiri masa pengabdian di Kelurahan Mentangor, Kecamatan Kulim, Kota Pekanbaru.

Momen perpisahan tersebut digelar pada 12 September di Lapangan RW 008 Kelurahan Mentangor dalam suasana penuh keakraban dan haru.

Sebanyak 25 mahasiswa KKN Kelompok 12 turut hadir dalam kegiatan tersebut. Acara dihadiri langsung oleh Camat Kulim, Bapak Fajri Adha, S.STP., M.Si., Lurah Mentangor, Ibu Bismihayati, S.H., beserta jajaran pemerintahan kelurahan, Ketua RW 008 Bapak Muharman DJ, tokoh masyarakat, serta warga lingkungan RW 008.

Kegiatan malam perpisahan menjadi momentum bagi mahasiswa untuk menyampaikan rasa terima kasih sekaligus berpamitan kepada masyarakat setelah beberapa waktu menjalankan berbagai kegiatan pengabdian di Kelurahan Mentangor.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa Kelompok 12 tidak hanya berinteraksi dengan masyarakat, tetapi juga terlibat dalam sejumlah kegiatan yang diarahkan untuk memberikan manfaat bagi lingkungan. Salah satu program yang menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa adalah pembuatan Taman PKK yang diharapkan dapat mendukung pemanfaatan ruang lingkungan sekaligus menjadi bagian dari kegiatan masyarakat setempat.

Ketua KKN Kelompok 12, Andre Giovano Fernanda, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan tidak terlepas dari dukungan pemerintah dan masyarakat Kelurahan Mentangor.

“Bagi kami, Mentangor bukan hanya tempat kami melaksanakan KKN, tetapi juga menjadi tempat kami belajar tentang kehidupan bermasyarakat. Banyak pengalaman, pelajaran, dan kenangan yang kami dapatkan selama berada di sini. Kami sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menerima kami dengan begitu baik,” ujar Andre.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama mahasiswa menjalankan kegiatan pengabdian.

“Atas nama seluruh anggota KKN Kelompok 12, saya memohon maaf apabila selama kami berada di sini terdapat kesalahan, baik dalam perkataan maupun perbuatan. Kami berharap apa yang telah kami lakukan selama KKN dapat memberikan manfaat dan meninggalkan sesuatu yang baik bagi masyarakat Mentangor,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Kulim Fajri Adha, S.STP., M.Si., dan Lurah Mentangor Bismihayati, S.H., turut menyampaikan sambutan yang memberikan apresiasi terhadap kehadiran mahasiswa KKN di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, jajaran pemerintah menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa selama melaksanakan KKN. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan dampak positif melalui keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan masyarakat dan lingkungan.

Apresiasi tersebut menjadi salah satu bagian yang berkesan bagi mahasiswa KKN Kelompok 12. Dukungan dari pemerintah kecamatan, kelurahan, perangkat wilayah, tokoh masyarakat, hingga warga menjadi faktor penting dalam terlaksananya berbagai kegiatan selama masa pengabdian.

Selain rangkaian sambutan, malam perpisahan juga diwarnai dengan penyerahan cinderamata secara langsung dari Ketua KKN Kelompok 12, Andre Giovano Fernanda, kepada Lurah Mentangor, Ibu Bismihayati, S.H. Penyerahan tersebut menjadi simbol ucapan terima kasih mahasiswa kepada Pemerintah Kelurahan Mentangor atas dukungan dan sambutan yang diberikan selama pelaksanaan KKN.

Momen penyerahan cinderamata berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Cinderamata tersebut menjadi kenang-kenangan sekaligus simbol terjalinnya hubungan baik antara mahasiswa KKN Kelompok 12 dengan Pemerintah Kelurahan Mentangor.

Kegiatan perpisahan kemudian ditutup dengan suasana kebersamaan antara mahasiswa, pemerintah setempat, tokoh masyarakat, dan warga RW 008. Berbagai kenangan selama pelaksanaan KKN menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan 25 mahasiswa Kelompok 12 selama berada di Mentangor.

Bagi mahasiswa, berakhirnya KKN bukan berarti berakhirnya silaturahmi. Pengalaman berinteraksi dan bekerja bersama masyarakat menjadi pembelajaran penting yang diharapkan dapat terus dibawa oleh mahasiswa dalam kehidupan akademik maupun setelah menyelesaikan pendidikan.

Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, KKN Kelompok 12 UMRI resmi menutup rangkaian pengabdian di Kelurahan Mentangor, khususnya lingkungan RW 008. Mereka meninggalkan lokasi pengabdian dengan membawa pengalaman, kenangan, dan rasa terima kasih atas sambutan serta dukungan masyarakat yang telah menjadi bagian dari perjalanan mereka selama melaksanakan KKN.

Dari Mentangor, 25 mahasiswa KKN Kelompok 12 membawa pulang lebih dari sekadar kenangan—mereka membawa pengalaman tentang kebersamaan, pengabdian, dan arti hadir di tengah masyarakat.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

WAJIB DIBACA

spot_img