KABARLAH.COM, Aceh – Warga terdampak bencana banjir di Provinsi Aceh Kabupaten Aceh Tamiang di Dusun Satelit Graha, Bapak Kamto mengungkapkan keluhannya bahwa rumah miliknya telah lebih dari satu bulan diselimuti lumpur akibat dampak bencana yang terjadi di wilayahnya.
Hingga kini, kondisi tersebut belum sepenuhnya tertangani, membuat aktivitas keluarga terganggu, memaksa mereka bertahan di tengah keterbatasan dan menempati ruangan di bagian dapur.
Kamto pun berharap adanya perhatian dan solusi dari pemerintah dan pihak terkait, terutama bantuan air karena dirinya dan warga lainnya kesulitan mendapatkan air bersih serta pembersihan lumpur baik di jalan, fasilitas umum dan di rumah-rumah warga.
“Banjir kali ini menjadi yang terparah sejak tinggal disini. Rumahnya yang selama ini aman dari banjir kini tenggelam dan diselimuti lumpur,” tutur pria asal Jawa yang telah menetap di Aceh Tamiang sejak Tahun 1996 dengan nada sedih. Rabu (14/01/2026).
Tak hanya itu, rumah-rumah warga yang berdinding papan hancur diterjang arus deras, sementara beberapa warga terjebak di dalam mobil dan banyak juga warga yang hanyut terbawa arus.
“Hampir seluruh rumah di daerah ini terendam banjir. Banyak warga kehilangan barang-barang berharga dan harta benda lainnya,” ujar Kamto.



