BerandaInspirasiNasehatHikmah: Air yang Sama, Takdir yang Berbeda

Hikmah: Air yang Sama, Takdir yang Berbeda

spot_img

KABARLAH.COM – Bismillāhirraḥmānirraḥīm. Air adalah makhluk Allah yang lembut, mengalir, menyejukkan, dan menjadi sumber kehidupan. Namun ketika Allah menghendaki, air yang sama dapat menjadi jalan keselamatan bagi hamba yang beriman, dan menjadi sebab kebinasaan bagi orang yang sombong. Inilah pelajaran besar dari kisah Nabi Musa عليه السلام dan Fir‘aun.

Allah berfirman:

فَأَوْحَيْنَا إِلَىٰ مُوسَىٰ أَنِ اضْرِب بِّعَصَاكَ الْبَحْرَ ۖ فَانفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرْقٍ كَالطَّوْدِ الْعَظِيمِ
“Lalu Kami wahyukan kepada Musa, ‘Pukullah laut itu dengan tongkatmu.’ Maka terbelahlah laut itu, dan setiap belahan seperti gunung yang besar.”
QS. Asy-Syu‘arā’: 63

Bagi Nabi Musa dan Bani Israil, laut menjadi jalan terbuka menuju keselamatan. Tetapi bagi Fir‘aun dan bala tentaranya, laut yang sama menjadi pintu kehancuran. Allah berfirman:

فَأَنجَيْنَا مُوسَىٰ وَمَن مَّعَهُ أَجْمَعِينَ ۝ ثُمَّ أَغْرَقْنَا الْآخَرِينَ
“Maka Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang bersamanya semuanya. Kemudian Kami tenggelamkan golongan yang lain.”
QS. Asy-Syu‘arā’: 65–66

Hikmahnya, bukan benda yang menentukan manfaat atau mudarat secara mutlak, tetapi kehendak Allah. Sebab yang sama bisa membawa rahmat bagi hati yang taat, dan menjadi azab bagi jiwa yang zalim. Karena itu seorang mukmin tidak boleh bergantung kepada sebab semata, tetapi bergantung kepada Allah, Pengatur segala sebab.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Ketahuilah, seandainya seluruh umat berkumpul untuk memberi manfaat kepadamu, mereka tidak akan mampu memberi manfaat kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan bagimu. Dan seandainya mereka berkumpul untuk membahayakanmu, mereka tidak akan mampu membahayakanmu kecuali dengan sesuatu yang telah Allah tetapkan atasmu.”
HR. Tirmidzi, hasan shahih

Maka jangan takut kepada gelombang, selama Allah bersama kita. Jangan sombong dengan kekuatan, karena Fir‘aun binasa bukan karena lemah, tetapi karena melawan Allah. Keselamatan ada pada iman, tawakal, taubat, dan tunduk kepada perintah-Nya.

Syekh Sofyan Siroj Abdul Wahab.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

WAJIB DIBACA

spot_img