BerandaInspirasiNasehatHikmah: Penyakit Hati yang Merusak Nurani

Hikmah: Penyakit Hati yang Merusak Nurani

spot_img

KABARLAH.COM – Hasad, kikir, dan su’uzhan adalah penyakit hati yang pelan-pelan merusak akal, moral, dan ruhani manusia. Hasad membuat seseorang sedih melihat orang lain mendapat nikmat. Kikir membuat hati sempit dalam berbagi. Su’uzhan membuat pikiran mudah menuduh tanpa bukti. Bila tiga penyakit ini dibiarkan, manusia akan kehilangan kejernihan jiwa.

Allah berfirman:

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain.”
QS. An-Nisā’: 32

Ayat ini mengajarkan bahwa nikmat Allah dibagi dengan hikmah. Tugas kita bukan dengki kepada orang lain, tetapi mensyukuri bagian kita dan berusaha dengan jalan halal.

Allah juga berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah banyak prasangka. Sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa.”
QS. Al-Ḥujurāt: 12

Prasangka buruk dapat menghancurkan persaudaraan. Banyak hubungan rusak bukan karena kenyataan, tetapi karena dugaan yang dipelihara.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Jauhilah hasad, karena hasad memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.”
HR. Abu Dawud

Beliau ﷺ juga bersabda:

“Takutlah kalian terhadap sifat kikir, karena kikir telah membinasakan orang-orang sebelum kalian.”
HR. Muslim

Hikmahnya, kebersihan hati adalah modal besar seorang mukmin. Orang yang hatinya bersih akan mudah bersyukur, mudah mendoakan kebaikan bagi orang lain, dan mudah berbagi. Ia tidak sibuk membandingkan hidupnya dengan orang lain, tetapi sibuk memperbaiki dirinya di hadapan Allah.

Maka obatilah hasad dengan doa, kikir dengan sedekah, dan su’uzhan dengan tabayyun. Sebab hati yang bersih akan melahirkan pikiran yang jernih, lisan yang lembut, dan amal yang diridhai Allah.

Syekh Sofyan Siroj Abdul Wahab.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

WAJIB DIBACA

spot_img