KABARLAH.COM, Pekanbaru – Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Provinsi Riau Tahun Ajaran 2026/2027 akan ditutup pada tanggal 19 Juni 2026 pukul 13.00 WIB.
Diharapkan peserta yang belum berada pada posisi aman agar segera memanfaatkan kesempatan pilihan kedua maupun ketiga sebelum pendaftaran ditutup.
Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya melalui Tim Teknis SPMB Riau, Jeffri Hunter, M Pd, menyebut pelaksanaan SPMB hingga saat ini berlangsung lancar dan kondusif. Berbagai kendala teknis yang sempat muncul pada awal pelaksanaan telah berhasil diatasi sehingga layanan pendaftaran kini dapat diakses masyarakat dengan baik.
“Alhamdulillah, saat ini pelaksanaan SPMB berjalan lancar. Sistem sudah stabil dan tidak ada kendala yang berarti. Masyarakat juga dapat mengakses layanan dengan baik,” sebutnya.
Dikatakan Jeffri, meningkatnya jumlah calon murid yang menggunakan pilihan kedua dan ketiga menunjukkan bahwa peserta semakin aktif memantau posisi mereka dalam perangkingan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi persaingan yang dinamis pada setiap sekolah tujuan.
Jeffri mengimbau bagi peserta yang belum berada pada posisi aman agar segera memanfaatkan kesempatan pilihan kedua maupun ketiga sebelum masa pemilihan berakhir.
“Kalau pilihan baru satu dan posisinya sudah tidak aman atau keluar dari perangkingan, segera gunakan kesempatan pilihan kedua. Jangan menunggu sampai mendekati penutupan karena khawatir waktunya habis. Manfaatkan seluruh kesempatan yang masih tersedia,” ujarnya.
Untuk diketahui, pada Selasa (16/6/2026) pukul 14.28 WIB, jumlah akun Dapodik yang telah aktif mencapai 80.966 akun, menandakan tingginya partisipasi masyarakat dalam mengikuti proses penerimaan murid baru yang digelar secara daring tersebut.
Dari jumlah akun aktif tersebut, sebanyak 74.281 calon murid telah menggunakan pilihan pertama dalam proses seleksi. Sementara itu, 16.575 calon murid telah memanfaatkan kesempatan pilihan kedua dan 2.982 calon murid telah menggunakan hingga pilihan ketiga yang disediakan sistem.
Dari data itu menunjukkan semakin tingginya kesadaran peserta dan orang tua untuk memanfaatkan seluruh peluang yang tersedia dalam SPMB. Banyak calon murid mulai melakukan penyesuaian pilihan sekolah setelah memantau perkembangan perangkingan secara berkala, sehingga peluang diterima di sekolah tujuan menjadi lebih besar.



