KABARLAH.COM, PEKANBARU- Mahasiswa Program Studi S1 Biologi Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan kegiatan sosialisasi dengan tema “Bela Negara: Sadar berbangsa dan bernegara, merawat bhinneka dalam persatuan” di Pondok Pesantren Hidayatullah, Rabu, 17/6/2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai cinta tanah air, semangat nasionalisme, serta meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya bela negara dalam kehidupan sehari-hari.
Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga persatuan dalam keberagaman, memahami makna semboyan Bhinneka Tunggal Ika, menerapkan sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari, serta menumbuhkan kesadaran bahwa bela negara dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana seperti menghormati perbedaan, menaati peraturan, rajin belajar, dan menjaga lingkungan sekitar.
Nilai-nilai tersebut penting untuk membentuk karakter generasi muda yang bertanggung jawab dan berintegritas.

Kegiatan sosialisasi ini diinisiasi dan dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi S1 Biologi Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) yang tergabung dalam tim pelaksana, antara lain:
1. Selvi Tri Rahayu ( NIM 250202026 )
2. Adinda Rizky Azahra ( NIM 250202012 )
3. Salsa Safitri ( NIM 250202019 )
4. Khalif Amarullahn Asshidiqy ( NIM 250202015 )
5. Dea Lova( NIM 250202008 )
6. Tasya deva febiana( NIM 250202029 )
Dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah kewarganegaraan dengan Dosen Pembimbing : Riastri Helmy, M. Pd
Kegiatan berlangsung secara interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti sesi diskusi, tanya jawab, serta kuis edukatif yang diselenggarakan setelah penyampaian materi.
Untuk meningkatkan semangat peserta, panitia juga memberikan hadiah kepada siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar. Suasana yang menyenangkan membuat peserta lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para siswa dapat memahami bahwa bela negara tidak selalu diwujudkan melalui perjuangan fisik, tetapi juga melalui sikap disiplin, menghargai sesama, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa. Dengan demikian, generasi muda diharapkan mampu menjadi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat dalam menghadapi tantangan di era modern.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara pemateri dan seluruh peserta sebagai bentuk dokumentasi serta simbol komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.



