BerandaBeritaMahasiswa Program Studi Teknik Informatika UMRI Sosialisasikan Pencegahan Bullying Sebagai Wujud Bela...

Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UMRI Sosialisasikan Pencegahan Bullying Sebagai Wujud Bela Negara di SDN 026 Balam Jaya

spot_img

KABARLAH.COM, PEKANBARU – Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Mencegah Bullying sebagai Wujud Bela Negara di Lingkungan Sekolah Dasar” di SDN 026 Balam Jaya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas mata kuliah Kewarganegaraan yang dilaksanakan di bawah bimbingan dosen pengampu,
Muhammad Melta Batrawan, S.IP., M.Si.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya bullying serta menanamkan nilai-nilai bela negara sejak dini melalui sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menjaga persatuan di lingkungan sekolah.

Dalam penyampaian materi, mahasiswa menjelaskan bahwa bullying merupakan tindakan yang dilakukan secara sengaja untuk menyakiti, merendahkan, atau mengintimidasi orang lain, baik secara fisik, verbal, sosial, maupun melalui media digital (cyberbullying).

Peserta juga diajak mengenali ciri-ciri bullying serta memahami dampak negatif yang dapat ditimbulkan bagi korban, pelaku, maupun lingkungan sekolah.

Mahasiswa memaparkan bahwa bullying dapat menyebabkan korban kehilangan rasa percaya diri, merasa takut datang ke sekolah, mengalami kesulitan belajar, hingga gangguan kesehatan mental.

Sementara itu, pelaku bullying berisiko mendapatkan sanksi sekolah dan terbiasa melakukan tindakan kekerasan. Dampak lainnya juga dirasakan oleh lingkungan sekolah karena dapat menciptakan suasana belajar yang tidak aman dan tidak nyaman.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa menekankan bahwa mencegah bullying merupakan salah satu bentuk nyata bela negara. Hal tersebut karena bullying dapat menimbulkan perpecahan, merusak persatuan, menghilangkan rasa aman, serta menghambat terciptanya lingkungan yang harmonis.

Sebaliknya, nilai-nilai bela negara mengajarkan pentingnya persatuan, toleransi, gotong royong, dan sikap saling menghormati sesama.
Dosen pengampu mata kuliah Kewarganegaraan, Muhammad Melta Batrawan, S.IP., M.Si., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh mahasiswa.

Beliau menyampaikan bahwa tema pencegahan bullying merupakan isu yang penting dan relevan untuk dikenalkan kepada siswa sejak usia dini.

Menurutnya, masih banyak siswa yang belum memahami bahwa tindakan mengejek, mengucilkan teman, memberikan julukan yang merendahkan, maupun melakukan kekerasan fisik termasuk dalam bentuk bullying yang dapat berdampak negatif bagi perkembangan anak.

Oleh karena itu, edukasi mengenai bullying perlu dilakukan secara berkelanjutan agar siswa dapat membangun sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan menjaga persatuan di lingkungan sekolah.

Beliau juga berharap seluruh elemen sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga orang tua, dapat bekerja sama menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.

Dalam sesi interaktif, siswa diberikan berbagai contoh sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghormati perbedaan teman, tidak mengejek fisik maupun latar belakang seseorang, membantu teman yang menjadi korban bullying, berani melaporkan tindakan bullying kepada guru, serta menggunakan media sosial secara bijak.

Kegiatan berlangsung dengan antusias dan partisipasi aktif dari para siswa. Untuk menciptakan suasana yang menyenangkan, mahasiswa juga mengadakan sesi tanya jawab dan kuis seputar materi yang telah disampaikan.

Para siswa terlihat bersemangat dalam menjawab pertanyaan serta berbagi pengalaman mengenai pentingnya menjaga sikap saling menghargai di lingkungan sekolah.

Sebagai penutup, seluruh peserta diajak mengucapkan komitmen bersama untuk tidak melakukan bullying, tidak mendukung tindakan bullying, serta berani membantu teman yang menjadi korban.

Melalui kegiatan ini diharapkan siswa dapat menjadi generasi yang berkarakter, peduli terhadap sesama, serta mampu menerapkan nilai-nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UMRI yang terlibat dalam kegiatan ini adalah:
1. Panji Nigara Rumnan
2. Said Irfansyah Maulana
3. Said Alif Alpian
4. Achmad Kurniawan Rahman
5. Tantyo Prasetya Pangestu
6. Ghazi Agil Wardana
7. Muhammad Irfan Fadhilah
8. Muhammad Dzaki Abdillah
9. Stave Ramadhan Amenda


Dosen Pengampu:
Muhammad Melta Batrawan, S.IP., M.Si.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

WAJIB DIBACA

spot_img