BerandaInspirasiNasehatHikmah Tahun Baru Islam 1448 H: Hijrah Waktu, Hijrah Hati

Hikmah Tahun Baru Islam 1448 H: Hijrah Waktu, Hijrah Hati

spot_img

KABARLAH.COM – بسم الله الرحمن الرحيم

Tahun Baru Islam 1448 H bukan sekadar pergantian angka dalam kalender. Ia adalah panggilan ruhani agar manusia kembali membaca arah hidupnya: dari mana ia datang, untuk apa ia hidup, dan ke mana ia akan kembali.

Dalam Islam, waktu adalah amanah. Umur bukan hanya untuk dilewati, tetapi untuk dipertanggungjawabkan. Allah berfirman:

«وَالْعَصْرِ ۝ إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ
“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian.”
QS. Al-‘Ashr: 1–2»

Ayat ini mengingatkan bahwa manusia rugi bila waktu berlalu tanpa iman, amal shalih, nasihat dalam kebenaran, dan kesabaran.

Tahun baru Hijriyah mengajarkan makna hijrah. Hijrah bukan hanya berpindah tempat, tetapi berpindah keadaan: dari lalai menuju sadar, dari dosa menuju taubat, dari malas menuju amal, dari keras hati menuju rahmat, dari cinta dunia yang berlebihan menuju cinta Allah dan akhirat.

Rasulullah ﷺ bersabda:

«وَالْمُهَاجِرُ مَنْ هَجَرَ مَا نَهَى اللَّهُ عَنْهُ
“Orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang Allah.”
HR. Bukhari»

Maka tahun baru Islam seharusnya tidak diisi dengan sekadar ucapan, tetapi dengan muhasabah. Apa dosa yang harus ditinggalkan? Apa amal yang harus diperbaiki? Apa hubungan yang harus disambung? Apa amanah yang harus ditunaikan? Apa niat yang harus diluruskan?

Allah berfirman:

«وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“Bertaubatlah kalian semua kepada Allah, wahai orang-orang beriman, agar kalian beruntung.”
QS. An-Nur: 31»

Inilah hikmah Tahun Baru Islam 1448 H: menutup masa lalu dengan istighfar, membuka masa depan dengan niat baik, dan menjalani hari-hari berikutnya dengan takwa.

Tidak ada jaminan bahwa umur kita akan sampai ke akhir tahun ini. Karena itu, setiap hari harus menjadi ladang amal. Shalat dijaga, lisan dibersihkan, hati dilembutkan, keluarga disayangi, rezeki dicari dengan halal, dan hidup diarahkan kepada ridha Allah.

Ya Allah, jadikan Tahun Baru Islam 1448 H sebagai awal hijrah hati kami. Ampuni dosa-dosa kami, berkahi umur kami, luruskan niat kami, kuatkan iman kami, sehatkan jasad kami, damaikan keluarga kami, mudahkan urusan kami, dan wafatkan kami kelak dalam keadaan husnul khatimah.

Akhir tahun ditutup dengan istighfar.
Awal tahun dibuka dengan niat hijrah.
Seluruh umur dijalani dengan iman, amal, sabar, syukur, dan takwa.

Syekh Sofyan Siroj Abdul Wahab.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

WAJIB DIBACA

spot_img