KABARLAH.COM, Pekanbaru — Pimpinan Pusat Tapak Suci Putera Muhammadiyah secara resmi mengukuhkan K.H. Muhammad Mursyid sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci, sekaligus melantik Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) XXV Tapak Suci Provinsi Riau Periode 2025–2030, dalam sebuah acara khidmat yang digelar di Ballroom Dang Merdu Bank Riau Kepri Syariah, Pekanbaru, Sabtu (10/01/2025).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran Pendekar Tapak Suci dari Pusat, di antaranya Ketua Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci Muhammad Afnan Hadikusumo, Pendekar Achamad Fanan Hasnudin, dan Pendekar M. Shiddiq, yang secara resmi melantik pengurus wilayah serta memberikan pengukuhan Pendekar Kehormatan kepada K.H. Muhammad Mursyid.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Pimpinan Pusat Tapak Suci Muhammad Afnan Hadikusumo menyampaikan harapan besar kepada kepengurusan baru di bawah kepemimpinan K.H. Muhammad Mursyid. Ia menegaskan bahwa periode 2025–2030 diharapkan menjadi momentum kebangkitan Tapak Suci di Provinsi Riau, baik dari sisi pembinaan kader, prestasi, maupun peran strategis Tapak Suci sebagai seni bela diri yang berlandaskan nilai keislaman dan dakwah.
“Semoga di bawah kepemimpinan K.H. Muhammad Mursyid bersama seluruh jajaran pengurus, Tapak Suci di Riau dapat kembali berjaya dan semakin menguatkan jati dirinya sebagai bela diri yang berakhlak, berprestasi, dan berdakwah,” ujar Muhammad Afnan Hadikusumo.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar. Dalam sambutannya, keduanya menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan Tapak Suci di Riau.
Pemerintah Kota Pekanbaru berharap Tapak Suci tidak hanya berfokus pada pembinaan peserta didik dan kader perguruan, tetapi juga dapat bersinergi dengan seluruh unsur kepemerintahan, khususnya dalam pembinaan karakter, kedisiplinan, dan ketahanan mental generasi muda.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) XXV Tapak Suci Provinsi Riau terpilih, K.H. Muhammad Mursyid, dalam pidatonya mengajak seluruh perguruan dan ikatan silat yang ada di Riau untuk bersama-sama bergandengan tangan, memperkuat persaudaraan, serta mewujudkan bela diri yang penuh berkah dan bernilai dakwah.
“Kita ingin Tapak Suci hadir bukan hanya sebagai olahraga bela diri, tetapi juga sebagai jalan dakwah, persatuan, dan pembentukan akhlak. Untuk itu, kami mengajak seluruh ikatan silat di Riau untuk bersatu demi kemajuan bela diri yang diridhai Allah SWT,” tegas K.H. Muhammad Mursyid.
Pengukuhan dan pelantikan ini menjadi tonggak penting bagi Tapak Suci di Riau dalam menata langkah ke depan, memperkuat konsolidasi organisasi, serta memperluas peran Tapak Suci sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa yang religius dan berbudaya.



