BerandaBeritaPeristiwaKebakaran di Pulang Kijang Inhil Hanguskan 50 Rumah Warga

Kebakaran di Pulang Kijang Inhil Hanguskan 50 Rumah Warga

spot_img

KABARLAH.COM, Tembilahan – Peristiwa kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk di Jalan Pahlawan, RT 02 RW 02, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) telah menghanguskan 50 unit rumah warga. Kebakaran itu terjadi pada Rabu, (08/04/2026). Siang.

Kasat Reskrim Polres Inhil, AKP Budi Winarko menuturkan peristiwa kebakaran ini terjadi sekira pukul 11.30 WIB, di mana api pertama kali terlihat muncul dari area sekitar rumah salah satu warga bernama H. Iskandar. 

“Berdasarkan keterangan dari saksi, si jago merah dengan sangat cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya yang sebagian besar merupakan pemukiman padat,” kata Budi. 

Dijelaskannya, Kondisi yang sebelumnya tenang, kini berubah menjadi mencekam saat kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi ke langit.

Kronologi Kejadian

Peristiwa kebakaran itu bermula saat seorang saksi mata bernama M. Ndong (40) sedang minum kopi di warung milik Pak Jenggot, yang lokasinya berdekatan dengan titik awal api. 

Lalu, ia melihat kobaran si jago merah sudah membesar dan mulai melalap dinding rumah H. Iskandar. Spontan, saksi berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar, yang kemudian berbondong-bondong datang membawa peralatan seadanya untuk mencoba memadamkan api yang kian beringas.

“Upaya pemadaman mandiri oleh warga sempat menemui kendala besar akibat kondisi cuaca yang sangat panas dan hembusan angin kencang di lokasi kejadian,” pungkas Budi. 

Faktor cuaca menjadi penyebab “Si Jago Merah” dengan mudah menjalar dari satu atap ke atap lainnya, sehingga api sulit dikendalikan hanya dengan alat manual.

Sekitar dua setengah jam upaya pemadaman api, akhirnya api berhasil dipadamkan sekira pukul 14.00 WIB berkat bantuan alat pemadam kebakaran dari pihak Kecamatan Reteh dan kerja keras seluruh elemen masyarakat.

Data sementara yang dihimpun pihak kepolisian mencatat ada sekitar 47 nama pemilik rumah yang telah terdata sebagai korban terdampak, di antaranya adalah Ali, Subli, H. Naya, Firman, hingga rumah milik Nur Maini dan Maspar. 

“Meski demikian, jumlah ini masih bersifat sementara karena ada beberapa bangunan lain yang hingga kini datanya masih terus diverifikasi oleh petugas di lapangan guna memastikan akurasi jumlah kerugian,” jelas Budi.

Beruntung, di balik dahsyatnya kobaran api yang menghanguskan puluhan bangunan tersebut, pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Seluruh penghuni rumah dilaporkan berhasil menyelamatkan diri sesaat setelah api mulai menyebar. 

Hal ini menjadi satu-satunya kabar melegakan di tengah duka mendalam yang menyelimuti warga Jalan Pahlawan yang kini kehilangan tempat tinggal mereka.

“Mengenai total kerugian materi yang diderita para korban, kami belum bisa memberikan taksiran angka yang pasti,” kata Budi.

Kerugian diprediksi mencapai angka yang sangat fantastis mengingat banyaknya jumlah bangunan yang rata dengan tanah beserta harta benda di dalamnya yang tidak sempat diselamatkan oleh pemiliknya karena cepatnya perambatan api.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan intensif (lidik) oleh jajaran Sat Reskrim Polres Inhil. 

Polisi telah mengamankan tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk Firman (38), M. Ndong (40), Muzakir (80), dan Ridho (17), guna mengungkap asal-usul api yang memicu bencana besar di siang bolong tersebut.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

WAJIB DIBACA

spot_img