BerandaBeritaPendidikanMahasiswa Fakultas Kedokteran UMRI Gelar Sosialisasi Ketahanan Nasional di SMAN 5 Pekanbaru 

Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMRI Gelar Sosialisasi Ketahanan Nasional di SMAN 5 Pekanbaru 

spot_img

KABARLAH.COM, Pekanbaru – Sebagai bentuk implementasi pembelajaran sekaligus pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Program Studi S1 Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Ketahanan Nasional dalam Membangun Komitmen Kolektif Kebangsaan” di SMAN 5 Pekanbaru, Jum’at, 22/5/2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Mata Kuliah Kewarganegaraan yang diampu oleh Ilham Hudi, S.Pd., M.Pd., dengan tujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya menjaga persatuan, kesatuan, dan ketahanan bangsa di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan oleh Kelompok 7 yang terdiri atas M. Zaki Arista, Khayla Mufaeda, Algifari Hermawan Pulungan, M. Fajar Rizki Pratama, Sarah Mukhsina, Izzatunnisa, dan Titania Azalia Wibowo.

Melalui kegiatan ini, para mahasiswa memberikan edukasi kepada siswa mengenai konsep Ketahanan Nasional sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah berbagai tantangan global, perkembangan teknologi, serta perubahan sosial yang terus berlangsung.

Dalam pemaparan materi, mahasiswa menjelaskan bahwa Ketahanan Nasional merupakan kondisi dinamis yang mencerminkan kemampuan bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri.

Para peserta juga diperkenalkan dengan konsep Astagatra yang menjadi landasan Ketahanan Nasional Indonesia, meliputi aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, serta faktor geografis, demografi, dan sumber daya alam.

Selain itu, para siswa diajak untuk memahami bahwa tantangan kebangsaan di era digital tidak lagi terbatas pada ancaman fisik, tetapi juga hadir dalam bentuk penyebaran hoaks, polarisasi sosial, radikalisme, penyalahgunaan teknologi informasi, hingga lunturnya nilai-nilai kebangsaan.

Oleh karena itu, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga persatuan melalui sikap toleransi, gotong royong, literasi digital, serta pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan berlangsung dengan suasana yang interaktif dan penuh antusiasme.

Sesi diskusi dan tanya jawab menjadi ruang bagi para siswa untuk menyampaikan pandangan serta pertanyaan terkait tantangan kebangsaan yang dihadapi generasi muda saat ini.

Tingginya partisipasi peserta menunjukkan kepedulian dan semangat siswa dalam memahami perannya sebagai generasi penerus bangsa. Dosen pengampu Mata Kuliah Kewarganegaraan sekaligus pembimbing kegiatan, Ilham Hudi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata penerapan ilmu yang diperoleh mahasiswa di bangku perkuliahan.

“Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap materi kewarganegaraan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kesadaran kebangsaan di kalangan pelajar. Generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Oleh karena itu, nilai-nilai Ketahanan Nasional perlu dipahami dan diimplementasikan sejak dini,” ujarnya.

Salah seorang siswa SMAN 5 Pekanbaru yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku mendapatkan banyak wawasan baru melalui materi yang disampaikan oleh para mahasiswa.

“Kedatangan kakak-kakak mahasiswa sangat berkesan bagi kami. Materi yang disampaikan tidak hanya menambah pengetahuan tentang Ketahanan Nasional, tetapi juga membuat kami lebih memahami pentingnya menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan bijak dalam menggunakan media sosial. Cara penyampaiannya menarik, interaktif, dan mudah dipahami sehingga membuat kami semakin termotivasi untuk menjadi generasi muda yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara,” ungkapnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh salah seorang guru SMAN 5 Pekanbaru yang menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah merupakan langkah positif dalam membangun karakter serta wawasan kebangsaan peserta didik.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Riau di SMAN 5 Pekanbaru. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa serta menambah wawasan mereka mengenai pentingnya menjaga persatuan dan semangat kebangsaan. Kehadiran kakak-kakak mahasiswa juga menjadi inspirasi dan motivasi bagi siswa untuk terus belajar, berprestasi, serta melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Semoga siswa-siswi SMAN 5 Pekanbaru dapat meneruskan jejak kakak-kakaknya, meraih cita-cita terbaik, dan kelak memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tuturnya. Mela.
































spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

WAJIB DIBACA

spot_img