KABARLAH.COM, Pekanbaru — Dalam rangka meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya paham radikalisme, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) program Study Manajemen melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema Pencegahan Radikalisme di Panti Asuhan YLBMI pada Kamis, 24 Desember 2025.
Kegiatan ini dimulai pada pukul 13.30 WIB dan berlangsung di lingkungan panti asuhan dengan suasana yang kondusif, edukatif, dan penuh keakraban.
Panti Asuhan YLBMI pada hari pelaksanaan kegiatan tercatat memiliki sekitar 50 anak asuh. Namun, pada saat sosialisasi berlangsung, hanya sekitar 25 anak yang masih berada di panti, sementara 25 anak lainnya telah dijemput oleh keluarga masing-masing.
Meskipun jumlah peserta tidak penuh, kegiatan tetap dilaksanakan dengan maksimal dan berjalan lancar sesuai dengan rencana yang telah disusun oleh panitia.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau kepada masyarakat, khususnya dalam upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme di kalangan anak-anak dan remaja.
Mahasiswa UMRI memandang bahwa radikalisme dapat berkembang akibat kurangnya pemahaman, salah tafsir terhadap ajaran agama, serta minimnya penanaman nilai-nilai toleransi dan kebangsaan sejak usia dini.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menyampaikan materi sosialisasi dengan bahasa yang sederhana, komunikatif, dan mudah dipahami oleh anak-anak panti asuhan. Materi yang disampaikan meliputi pengertian radikalisme, ciri-ciri paham radikal, dampak negatif radikalisme terhadap individu dan masyarakat, serta pentingnya menumbuhkan sikap saling menghargai, toleransi antar sesama, dan cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Agar suasana kegiatan tetap menarik dan tidak membosankan, penyampaian materi diselingi dengan diskusi interaktif, tanya jawab, serta contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak.
Para peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan, ditandai dengan keaktifan mereka dalam menjawab pertanyaan dan menyampaikan pendapat terkait materi yang diberikan.
Perwakilan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang benar mengenai nilai-nilai keagamaan yang moderat serta menanamkan sikap kritis kepada anak-anak agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan atau informasi yang mengarah pada paham radikal.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku perkuliahan ke dalam kehidupan nyata di tengah masyarakat.
Pihak Panti Asuhan YLBMI menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, karena dinilai sangat bermanfaat dalam membentuk karakter anak-anak panti asuhan agar memiliki pemahaman yang benar tentang agama, sikap toleran, serta semangat persatuan dan kebangsaan.
Melalui kegiatan sosialisasi pencegahan radikalisme ini, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau menunjukkan peran aktifnya sebagai agen perubahan (agent of change) di tengah masyarakat. Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, mahasiswa juga turut berkontribusi dalam membangun kesadaran sosial serta menjaga keutuhan bangsa dengan menanamkan nilai-nilai moderasi, toleransi, dan kebhinekaan sejak dini.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak Panti Asuhan YLBMI serta menjadi langkah kecil namun bermakna dalam upaya mencegah berkembangnya paham radikalisme di lingkungan masyarakat.



