KABARLAH.COM, ACEH TENGAH – Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menyambut hangat kehadiran Tim Dompet Dhuafa dalam program kemanusiaan bertajuk “Khitan Massal Ceria dari Riau untuk Aceh” yang digelar pada Senin (29/6/2026).

Program ini dihadirkan khusus untuk anak-anak dari keluarga prasejahtera serta mereka yang terdampak bencana banjir Sumatra di wilayah Aceh Tengah.
Langkah kolaboratif ini diambil karena banyak anak usia khitan di wilayah tersebut terpaksa menunda khitanan mereka. Bencana banjir besar yang melanda Sumatra tujuh bulan lalu bertepatan dengan momen libur sekolah, sehingga fasilitas dan fokus warga tersita untuk pemulihan pascabencana.
Momen libur sekolah kali ini dinilai menjadi waktu yang paling tepat untuk memberikan layanan medis tersebut.
Kedatangan Tim Dompet Dhuafa di dataran tinggi Gayo yang berada di ketinggian 1.750 mdpl ini disambut penuh khidmat dengan Tari Guel, tarian tradisional khas masyarakat Gayo.
Tak hanya itu, prosesi adat Petaweran juga diberikan kepada Tim Dompet Dhuafa sebagai simbol pemuliaan tamu, dilanjutkan dengan prosesi tepung tawar bagi para anak-anak peserta khitan.
Dalam sambutannya, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Riau, Hendi Mardika, yang turut hadir mengawal program ini menyampaikan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata dari amanah dan kepedulian masyarakat Riau.
“Program ini merupakan jembatan kebaikan dari para donatur dan masyarakat Riau yang ikut merasakan kesulitan saudara-saudara kita di Aceh Tengah pascabencana banjir.
Kami sengaja membawa layanan khitan premium ini agar anak-anak di sini mendapatkan fasilitas medis terbaik yang nyaman, aman, dan meminimalkan trauma. Semoga ini bisa mengembalikan senyum ceria mereka di masa liburan ini,” ujarnya saat sambutan.
Apresiasi senada juga disampaikan oleh Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Aceh, Rizki Fauzan. Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Riau atas sinergi lintas cabang ini.
“Kami akan menggulirkan layanan khitanan ini ke beberapa wilayah terdampak lainnya. Layanan yang kami berikan adalah metode premium; tanpa nyeri, tanpa perban, cepat sembuh, dan hasilnya estetis,” tambah Rizki.
Meskipun sedang dalam perjalanan dinas, Bupati Aceh Tengah menyempatkan diri untuk menyapa dan menyampaikan testimoninya secara langsung melalui panggilan video (video call). Beliau memberikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif luar biasa ini.
“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Aceh Tengah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan rasa hormat yang tinggi kepada Dompet Dhuafa, khususnya masyarakat Riau.
Kehadiran program khitanan premium ini sangat berarti bagi warga kami yang sedang bangkit dari masa pemulihan pascabencana. Ini bukan sekadar bantuan medis, tapi juga suntikan moral yang luar biasa bagi anak-anak kami sebagai generasi penerus,” ungkap Bupati dengan penuh haru.
Senada dengan sang suami, Ibu Bupati Aceh Tengah, Risnawati Haili Yoga, yang hadir langsung di lokasi acara turut menyampaikan rasa syukur yang mendalam. Beliau menerima penyerahan bantuan dari masyarakat Riau secara simbolis didampingi oleh jajaran pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah, Kabag Umum Aceh Tengah, Camat Atu Lintang, para Kepala Puskesmas, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.
Kebahagiaan dan rasa lega juga terpancar jelas dari raut wajah para orang tua. Salah satunya adalah Mustafa Kamal, seorang warga lokal yang mendampingi putranya.
“Kami sangat bersyukur dan terbantu dengan adanya khitanan gratis ini. Jujur saja, sejak banjir besar kemarin, tabungan kami habis untuk memperbaiki rumah dan ladang yang rusak.
Kami sempat bingung karena anak saya sudah waktunya khitan tapi biayanya belum ada. Alhamdulillah, hari ini bisa dikhitan dengan metode modern yang bagus tanpa bayar sepeser pun. Terima kasih banyak Dompet Dhuafa dan warga Riau,” tuturnya.
Di tengah sejuknya cuaca khas dataran tinggi Gayo, seluruh rangkaian seremonial dan prosesi khitanan massal berjalan dengan aman, lancar, dan penuh keceriaan.



