KABARLAH.COM, PEKANBARU- Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) yang tergabung dalam Kelompok 1 melaksanakan kegiatan sosialisasi literasi digital bertajuk “Prajurit Digital: Saring Sebelum Sharing” di SMP Negeri 42 Pekanbaru pada Jumat, 5/6/2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran yang dibimbing oleh Muhammad Melta Batrawan, S.IP., M.Si, sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penggunaan media digital secara bijak, kritis, dan bertanggung jawab.
Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat telah memberikan berbagai kemudahan dalam mengakses serta menyebarkan informasi.
Namun, di balik kemudahan tersebut, masyarakat juga dihadapkan pada maraknya penyebaran hoaks, misinformasi, dan disinformasi yang dapat memberikan dampak negatif apabila tidak disikapi dengan bijak.
Oleh karena itu, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UMRI menginisiasi kegiatan sosialisasi ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya literasi digital sejak usia sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menyampaikan materi mengenai pengertian hoaks, ciri-ciri informasi yang tidak valid, dampak negatif penyebaran berita bohong, serta langkah-langkah sederhana dalam memverifikasi informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.
Konsep utama yang diperkenalkan kepada para siswa adalah prinsip “Saring Sebelum Sharing”, yaitu membiasakan diri memeriksa sumber informasi, membandingkan informasi dengan sumber terpercaya, serta mempertimbangkan manfaat dan dampaknya sebelum menyebarkannya melalui media sosial maupun platform digital lainnya.
Agar materi lebih mudah dipahami, kegiatan dikemas secara interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi, simulasi, serta tanya jawab.
Antusiasme para siswa terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan, menjawab pertanyaan, serta berdiskusi mengenai berbagai contoh kasus penyebaran hoaks yang sering dijumpai di media sosial.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap para siswa SMPN 42 Pekanbaru mampu menjadi generasi yang cerdas dalam memanfaatkan teknologi digital, memiliki kemampuan berpikir kritis terhadap informasi yang diterima, serta tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Edukasi literasi digital sejak dini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam menciptakan lingkungan digital yang sehat, aman, dan bertanggung jawab.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan oleh Kelompok 1 Program Studi Teknik Informatika UMRI yang beranggotakan Raihan Devi Pratama, Alfen Teja Pratama, Kevanda Sondani Illahi, M. Noer, Dio Ghodam Nazi Putra, dan Fahmi Aziz Saputra di bawah bimbingan Muhammad Melta Batrawan, S.IP., M.Si.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UMRI diharapkan tidak hanya mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan literasi digital masyarakat.
Semangat “Prajurit Digital: Saring Sebelum Sharing” diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menyaring informasi sebelum membagikannya, sehingga tercipta ruang digital yang lebih sehat, aman, dan bebas dari penyebaran hoaks.



