BerandaBeritaDaerahLebih Baik dari 2024, Ekonomi Riau 2025 Tumbuh 4,79 persen

Lebih Baik dari 2024, Ekonomi Riau 2025 Tumbuh 4,79 persen

spot_img

KABARLAH.COM, Pekanbaru – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat perekonomian daerah ini sepanjang tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, Kamis (5/2/2026), menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Riau tahun 2025 tercatat sebesar 4,79 persen.

“Ekonomi Riau tahun 2025 tumbuh sebesar 4,79 persen, membaik dibandingkan capaian tahun 2024 yang mengalami pertumbuhan sebesar 3,52 persen,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pertumbuhan tersebut terjadi pada seluruh lapangan usaha, dengan beberapa sektor mencatat kenaikan cukup tinggi.

“Dari sisi produksi, lapangan usaha jasa lainnya mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,41 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen ekspor luar negeri mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,86 persen,” kata Asep.

Selain capaian tahunan, BPS juga mencatat perkembangan ekonomi pada triwulan IV-2025.

“Ekonomi Riau triwulan IV-2025 terhadap triwulan IV-2024 tumbuh sebesar 4,94 persen,” jelasnya.

Menurut Asep, pada periode tersebut sektor jasa keuangan dan asuransi mencatat pertumbuhan tertinggi dari sisi produksi, sedangkan dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi terjadi pada konsumsi rumah tangga.

“Dari sisi produksi, lapangan usaha jasa keuangan dan asuransi mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 17,49 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, pengeluaran konsumsi rumah tangga mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 4,59 persen,” ujarnya.

Sementara itu, jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, perekonomian Riau tetap menunjukkan pertumbuhan meski relatif terbatas.

“Ekonomi Riau triwulan IV-2025 terhadap triwulan sebelumnya tumbuh sebesar 0,12 persen,” kata Asep.

Ia menambahkan, pertumbuhan triwulanan tersebut ditopang oleh beberapa sektor jasa serta belanja pemerintah.

“Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha jasa lainnya sebesar 18,46 persen. Dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran konsumsi pemerintah mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,14 persen,” jelasnya.

Secara nominal, perekonomian Riau sepanjang 2025 yang dihitung berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp1.201,38 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp598,61 triliun.
Asep juga menyebutkan bahwa perekonomian Riau tanpa sektor migas tumbuh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan total.

“Ekonomi Riau tahun 2025 jika dihitung tanpa migas tumbuh 5,40 persen, membaik dibandingkan tahun sebelumnya yang tumbuh 4,10 persen,” ujarnya.

Selain itu, secara kontribusi terhadap perekonomian nasional, posisi Riau masih cukup kuat.

“Secara spasial, pada tahun 2025 Provinsi Riau berkontribusi sebesar 5,08 persen terhadap perekonomian nasional dan merupakan provinsi dengan PDRB terbesar ke-6 di Indonesia atau terbesar kedua di luar Pulau Jawa,” kata Asep.

BPS menilai pertumbuhan ekonomi yang terjadi pada hampir seluruh lapangan usaha menunjukkan aktivitas ekonomi daerah masih terjaga, dengan sektor industri pengolahan, pertanian, dan perdagangan tetap menjadi penopang utama struktur ekonomi Riau. 

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

WAJIB DIBACA

spot_img