BerandaBeritaDaerahIroni! Jalan Rusak di Kampar Tak Kunjung Diperbaiki, Dijadikan Tempat Pemandian oleh...

Ironi! Jalan Rusak di Kampar Tak Kunjung Diperbaiki, Dijadikan Tempat Pemandian oleh Anak-Anak

spot_img

KABARLAH.COM, Kampar – Ruas jalan IV koto Setingkai (Lubuk agung) menuju Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar kiri, Kabupaten Kampar, kondisinya rusak parah, dikarenakan diguyur hujan dalam beberapa hari ini.

Hal itu diungkapkan Putra Rahmad Ilahi selaku Ketua Dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Desa Sungai Sarik (IPMDS). Kamis, (26/10/2023).

Dijelaskannya, “Tadi saya melihat” ada satu titik ruas jalan yang digenangi air, karena genangan air pun uda dibadan jalan, dan dijadikan sama anak – anak tempat pemandian. Ini bukti nya, bahwa ruas jalan dari tahun ke tahun untuk jalur kuning ini, IV koto Setingkai (Lubuk agung) menuju Desa Sungai Sarik. Tidak mendapat anggaran peningkatan dengan sepenuhnya, ada anak tiri dan anak kandung. Pemkab Kampar lebih memprioritaskan daerah perkotaan, seperti daerah Bangkinang dan sekitarnya. Khusus untuk Rantau Kampar kiri, Desa IV Koto Setingkai (Lubuk agung) menuju Desa Sungai Sarik, tidak diperhatikan. Seolah tidak ada penghuni atau masyarakat. Padahal masyarakat di dalamnya sangatlah banyak, karena akses jalan tersebut sangat penting untuk menggerakkan sektor perekonomian dan menjadi akses jalan keluar masuk bagi masyarakat, ” ujar Putra Rahmad Ilahi yang merupakan mahasiswa aktif UIN Suska Riau jurusan jurnalistik dengan suara lantang.

Konon cerita dari mulut ke mulut, katanya, ada yang menyampaikan salah dari instansi terkait yakni Dinas PUPR Kampar, dan dari ruang lingkup Pemkab Kampar khusus anggaran INPRES APBN akan dikerjakan pada tahun 2023 ini, untuk ruas jalan IV Koto Setingkai (Lubuk Agung), menuju desa sungai Sarik. Kenyataannya tidak ada atau nihil, hanya omong kosong saja. Padahal kami melihat patok batas jalanpun sudah terpasang, nyatanya hanya pemanis saja.

“Kami berharap khusus kepada bapak Pj Bupati Kampar yang menjabat saat ini, Bapak Muhammad Firdaus beserta Kepala Dinas PUPR Kampar Bapak Afdal mohon kiranya ini di tanggapi dengan serius. Jangan kiranya main – main lagi untuk melakukan perbaikan atau peningkatan untuk ruas jalan IV koto Setingkai (Lubuk Agung) menuju Desa Sungai Sarik,” tuturnya.

Ditambahkannya, kalau memang tidak sanggup mohon kiranya mengundurkan diri saja dari jabatan tersebut. Kita tidak butuh janji – janji dan omong kosong, yang kita butuhkan adalah bukti nyatanya.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

WAJIB DIBACA

spot_img