BerandaBeritaBudayaSeniman Dumai Tantri Subekti Hadiri Kolaborasi Tiga Komite Seni di Bekasi, Perkuat...

Seniman Dumai Tantri Subekti Hadiri Kolaborasi Tiga Komite Seni di Bekasi, Perkuat Silaturahmi dan Kerja Sama Budaya

spot_img

BEKASI — Seniman asal Dumai, Tantri Subekti, menghadiri kegiatan bertajuk “Kolaborasi 3 Komite: Merangkai Kreativitas dalam Karya” yang digelar Dewan Kesenian Daerah Bekasi pada Minggu, 11 Oktober 2026, di Gedung Creative Center Bekasi.

Dalam kegiatan tersebut, Tantri Subekti diundang untuk memberikan sambutan sekaligus turut memeriahkan acara. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan membuka peluang kerja sama di bidang seni dan budaya antara para pelaku seni dari berbagai daerah.

Kegiatan ini melibatkan tiga komite, yakni Komite Kreatif, Komite Musik, dan Komite Seni Rupa. Ketiganya berkolaborasi menghadirkan ruang apresiasi, pertukaran gagasan, serta pengembangan kreativitas bagi seniman dan pelaku ekonomi kreatif.

Tidak hanya menjadi ajang pertunjukan dan apresiasi karya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Dewan Kesenian Daerah Bekasi dalam memfasilitasi para pelaku seni. Fasilitasi tersebut diarahkan untuk membantu pemasaran atau marketing karya seni sekaligus menumbuhkan kreativitas di kalangan seniman agar mampu mengembangkan potensi dan menghasilkan karya yang memiliki nilai tambah.

Melalui kolaborasi lintas bidang, para pelaku seni diharapkan memperoleh ruang untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan demikian, seni tidak hanya menjadi sarana ekspresi dan pelestarian budaya, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bagian dari ekonomi kreatif.

Acara yang dihadiri sejumlah pejabat daerah Bekasi, seniman, dan tamu undangan ini dikemas dengan konsep yang mengedepankan kreativitas serta kolaborasi antarkomunitas seni.

Sejumlah seniman dan praktisi turut berbagi pengetahuan melalui materi yang beragam. Barito Hakim Putra hadir membawakan materi bertema ekonomi kreatif membatik, yang mengangkat potensi batik sebagai karya budaya sekaligus produk kreatif bernilai ekonomi.

Di bidang seni rupa, Ranggi Thole menyampaikan materi “Melukis dengan Kopi”, sebuah pendekatan artistik yang memanfaatkan kopi sebagai medium untuk menghasilkan karya lukis. Materi ini memperlihatkan bagaimana bahan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dapat diolah menjadi medium ekspresi seni yang menarik.

Sementara itu, Cang Aib membawakan materi mengenai musik kontemporer, yang memperkenalkan eksplorasi musikal serta perkembangan kreativitas dalam dunia musik.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan bintang tamu Adeliya Bunga Pramudia, yang turut menambah semarak acara.

Bagi Tantri Subekti, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring, menjalin komunikasi, dan memperkuat hubungan dengan para seniman serta pegiat budaya di luar daerah. Hubungan tersebut diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi berkelanjutan antara Dumai dan Bekasi, khususnya dalam pengembangan seni dan budaya.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

WAJIB DIBACA

spot_img